JAS MERAH: Sepintas Mengenai Wisma Terdahulu

Masa lalu tidaklah selamanya selalu identik dengan hal-hal yang buruk. Ketika seseorang itu mampu meninggalkan rekam jejak yang baik maka ia pun akan merasa gembira ketika teringat dahulu ia melakukan sesuatu hal yang bermanfaat. Begitulah kira-kira yang ada pada senior-senior kami di wisma, ketika dahulu di wisma mereka memiliki rekam jejak yang baik, memiliki sejumlah pengalaman hidup yang menginspirasi kita semua. Semangatnya dalam belajar, beramal dan berdakwah.

Oleh karena itu, sedikit kami ingin mengupas kembali kisah-kisah di wisma dahulu, bagaimana kehidupan mereka ini ketika di wisma. Semoga bisa memotivasi kita semua.

Beberapa tahun yang lalu wisma muslim memiliki 5 wisma khusus putra dan 4 wisma khusus putri.

Wisma khusus putra antara lain :

(1). Wisma Misfallah Thalabul Ilmi (MTI)

(2). Wisma Darus Shalihin (DS)

(3). Wisma Darul Quran (DQ)

(4). Wisma Ukhuwah (UK)

(5). Wisma Al-Atsari

Sedangkan wisma khusus putri antara lain :

(1). Wisma Raudhotul ‘Ilmi (RI) 1

(2). Wisma Raudhotul ‘Ilmi (RI) 2

(3). Wisma Qonitah

(4). Wisma Hilyah

Namun pada kesempatan ini, kami ingin menceritakan kembali kisah menarik di wisma terdahulu terutama wisma Misfallah Thalabul Ilmi (MTI) dan wisma Ukhuwah.

Sekilas Tentang Wisma MTI

Wisma MTI, YK. Foto tahun 2013.

Salah satu wisma yang cukup lama adalah wisma MTI. Dihuni sejak sekitar tahun 2002/2003. Wisma berlantai dua itu menjadi saksi berkembangnya dakwah Islam khususnya bagi mahasiswa Jogja. Di situlah para penghuni belajar bersama, ngaji bersama, rapat bersama, dan berdakwah bersama. Banyak kegiatan dakwah bermula dari sini. Di antaranya adalah Buletin At Tauhid, mulai dirintis di wisma ini. Wisma ini pun pernah menjadi tempat menginap para Asatidz mahasiswa Madinah, kala mengisi Dauroh Arbain An Nawawiyah di Masjid Kampus UGM tahun 2005, sebuah kenangan yang tak terlupakan. Telah banyak eks penghuni wisma ini yang kemudian menjadi kader-kader penebar dakwah Islam di seluruh nusantara. Walhamdulillah.

Dulu, Di ruangan ini lah para mahasiswa mengisi waktu pagi dan malam mereka utk belajar dan menghafal. Juga dipakai untuk melipat buletin jumat.

Sekilas Tentang Wisma Ukhuwah

Wisma ukhuwah pogung dalangan yang sudah tua renta

Salah satu penghuni wisma ini adalah ustadz Iib Nizamul Adli. Beliau tinggal disini sekitar tahun 2008-2013. Ada sedikit cerita menarik tentang kehidupan beliau ketika di wisma. Tidak hanya sibuk belajar pada saat itu, namun beliau memiliki ide untuk berwirausaha semenjak kuliah. Tentu ini adalah suatu hal yang membedakan dengan mahasiswa pada umumnya. Beliau memulai usahanya ketika berada di wisma ukhuwah Pogung Dalangan, sekitar tahun 2009.

Kata beliau berdasarkan status di halaman facebook pribadinya, beliau berkata, ”Dulu…satu alasan yang membuat saya betah lama tinggal di wisma ukhuwah Pogung Dalangan adalah karena dekat dengan MPR ”. Wisma ini dulunya terletak di depan SD Sinduadi barat daya MPR. Berikut kisahnya :

MULAILAH USAHAMU…

“Disinilah awal kami memulai usaha YOGURI YOGHURT, dulu namanya “good yoghurt”. di kos saya ini, wisma ukhuwah pogung dalangan, di tahun sekitar 2009 dimulailah usaha kecil-kecilan. waktu itu saya masih kuliah, sudah akhir-akhir menjelang lulus, bersama beberapa teman satu kost (saya, ndaru, irwan, bang adam) memberanikan diri membuka usaha yogurt dengan kreasi sendiri. awal mulanya dapat teori dari ndaru yang kuliah biologi UGM, dicoba bikin di kos, ternyata berhasil. kemudian di racik dan diberi rasa, kasih sample gratis ke teman-teman sekitar, dan hasilnya pada suka karena enak dan kental. (tukang tester dan kasih masukan dll saat itu adalah mas Amrullah Akadhinta dan mas Nurfitri Hadi wkwk)

Kemudian dengan beberapa planning, kami langsung action jualan. memberanikan diri berwirausaha (salah satunya biar bisa cepet nikah.. hihihi). pokoknya jalan aja lah.. tawakkal sama Allah. rasa malu dan gengsi buang jauh jauh.. Alhamdulillah lumayan bagus hasilnya. setahun kemudian, tahun 2010 mulai diseriusi, modal dibanyakin, sewa tempat di joho jakal km 6,5, dengan kemasan botol dan mulai promo lewat facebook dll dengan model free ongkir. Waktu itu dibantu promosikan oleh beberapa orang, diantaranya yang paling saya ingat adalah ustadz Noor Akhmad Setiawan, termasuk salah satu dosen saya di tek. elektro UGM (jazakallahu khairan ustadz), beliau yang di awal-awal banyak membantu mempromosikan produk baru kami ini kepada siapa saja..

Tahun 2011 kami pindah ke jl. kusbini no 13, cari tempat produksi yang lebih besar, dan Alhamdulillah sejak di tempat ini usaha semakin berkembang sedikit demi sedikit hingga bisa bertahan sampai sekarang. Semua itu betul-betul kerasa sekali merupakan pertolongan dari Allah Ta’ala, Allah yang memudahkan semuanya. Kalau bukan karena pertolongan Allah, mustahil kami bisa bertahan hingga saat ini.”

Sumber : tulisan senior-senior alumni wisma di halaman facebook.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.